Buku Panduan Cara Cepat Hamil

Dua Kelompok Massa Nyaris Bentrok

Tempat Wisata di Indonesia Komplek Villa Elektrik Tanjung Hulu mendadak tegang. Situasi itu dipicu adanya isu pertikaian antar dua kelompok massa di daerah tersebut. Ratusan anggota kepolisian dari Sabhara dan Brimob Polda Kalbar disiagakan. Kepala Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pontianak, Kombes Pol Hariyanta mengatakan, pertikaian tersebut berawal dari permainan kelayang yang dimainkan oleh anak anak.


Dari permain tersebut kemudian terjadi perselisihan paham yang berujung pada perkelahian. Selisih paham itu kemudian berkembang ke komplek masing-masing sehingga terjadi pengumpulan massa di masing-masing komplek. “Sempat ada yang kena pukul, dua orang. Yang satu bernama Ismail dan satunya lagi bernama Indra, kedua-duanya dalam kondisi sehat dan bisa diajak komunikasi, dan sudah dilakukan pengobatan,” kata Hariyanta usai pertemuan di Mapolsekta Pontianak Timur, Rabu (24/07) malam kemarin.


Menurut Hariyanta, selain mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka memar, juga terjadi pengerusakan pada dua unit kendaraan bermotor yang di duga milik si pemain kelayang tersebut. “Kedua orang korban ini, menerima kondisi itu, tidak melakukanpenuntutan. Dan kita tindak lanjuti dengan pertemuan kedua belah pihak dari dua kelompok ini. Ada tiga butir kesepakatan, yang pertama kasus ini harus diselesaikan tuntas malam hari ini juga, tidak melalui proses peradilan, tetapi diselesaikan secara kekeluargaan. Termasuk korban sudah menyadari dan menganggap ini ujian atau musibah,” katanya.


Kedua, lanjut Hariyanta, kedua korban pemukulan dilakukan perawatan medis, kalau tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan maka korban diperbolehkan pulang ke rumah.”Yang ketiga ada dua motor yang rusak. Sudah disepakati kedua motor tersebut ditanggung oleh kedua belah pihak,” lanjutnya. Terkait isu SARA dalampertikaian tersebut, Kapolres menyatakan hal itu tidak benar. Menurutnya, persoalan tersebut dikarena kesalah pahaman antar kedua kelompok. “Isu itu tidak benar.


Ini hanya masalah anak-anak yang kemudian dibawa ke komplek masing-masing. Dan di komplek masing-masing ini dibumbu-bumbui oleh orang yang tidak bertanggung jawab, menghembuskan mau diserang. Padahal yaitu tadi,hanya sempat terjadi kumpul-kumpul. Setelah kita datangi dan langsung kita bawa ke Polsekta Pontianak Timur untuk dilakukan musyawarah,” terangnya. Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Hariyanta menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Pontianak untuk tidak terpancingdan terprovokasi terhadap hal-hal yang tidak benar.“Jangan mudah terpancing dan terprovokasi, karena berita-berita yang ada belum tentu benar, tidak sesuai denganyangdilapangan.


Tolong tokoh masyarakat, juga bisa menghimbaudanmemberikan pemahaman terhadap warganya. Agar tidak terpancing yang tidak benar,” himbaunya. Ditemui di lokasi yang sama, M Fauzi, tokoh masyarakat Pontianak Timur menegaskan pertikaian yang terjadi saat ini bukan persoalan kelompok atau persoalan suku, ini adalah persoalan anak-anak karena faktor kesalahpahaman saja.“ Yang jelas saat ini telah kita selesaikan secara mufakat. Tidak ada yang menuntut. Kalau ada persoalan yang luka dan kerusakan adalah tanggung jawab kita bersama,”katanya.


Hal serupa juga diungkapkan Agusman, tokoh masyarakat sekaligus perwakilan dari warga Tanjung Hulu Pontianak Timur. Menurut Agusman, persoalan tersebut menjadi sebuah pembelajaran dan harus disikapi bersama ini lah rasa kebersamaan kita. Persoalan kita. Tidak ada masalah etnis atau persoalan apapun bentuknya. “Diharapkan kedepan tidak ada permasalahan serupa, yang memumculkan isu-isu yang tidak benar,”katanya. Sementara itu menurut pantauan Pontianak Post di lapangan, paska insiden tersebut ratusan anggota Sabhara dan Brimob Polda Kalbar disiagakan di lokasi. Puluhan anggota kendaraan bermotroli menyisir lokasi. Hingga berita ini diturunkan pukul 24.00 wib situasi terlihat kondusif.


Dua Kelompok Massa Nyaris Bentrok Dua Kelompok Massa Nyaris Bentrok Reviewed by Sites Google on 08:53 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.